Sabtu, 14 November 2020

Kritik brosur penjualan.

 Assalammualaikum.

Saya ingin mengkritik penjualan masyarakat




Ini foto pertama.

Lokasi gambar jl.Adisucipto Km.13 waktu pengambilan gambar: sabtu, 14 November 2020.

Analisisnya

Pada gambar ini kekurangannya adalah tidak ada pada jam waktu buka dan tutup, dikarenakan itu otomatis orang banyak tidak tau jam buka dan tutup tersebut

 Pada gambar tersebut lebih baik menggunakan waktu untuk lebih mudah diketahui untuk orang yang tidak tahu pada umum nya.

FOTO KEDUA.


Lokasi gambar jl.Adisucipto Km.13 waktu pengambilan gambar: sabtu, 14 November 2020.

Analisisnya:

Pada gambar itu tidak tertera harga sewa dan terlalu singkat untuk prosedur pemasaran pada umumnya.

pada gambar tersebut memerlukan harga pada umumnya atau pemasaran pada saat ini.


GAMBAR KETIGA



Lokasi: jl. imam bonjol Pontianak 15 November 2020

Analisis: pada gambar itu menggunakan bahasa asing yaitu Cell.

Lebih baik menggunakan bahasa indonesian dari pada tulisan asing yaitu cell supaya tulisan tersebut lebih tepat dan mudah diartikan.


GAMBAR KE EMPAT.



Lokasi: jalan tanjung raya Pontianak pada pengambilan gambar 15 november 2020

analisisnya: alamat dan pada jam bukanya tidak ada yang alamat berpengaruh pada saat membuka pemasaran lewat online masyarakat akan tidak tahu denah yang sebenarnya dan waktu berpengaruh orang pasti tidak tahu pastinya buka dan tutup pada jam berapa.

Pada gambar tersebut memerlukan yang namanya denah lokasi dan waktu atau jam buka tutup.


GAMBARAN KELIMA.



Lokasi: jalan adisucipto km.09 pengambilan gambar pada tanggal 15 november 2020

Analisisnya: adalah memerlukan kata daya tarik lebih menarik dari kata yaitu siap antar jemput karna kata tersebut kebanyakan digunakan pada pengusaha kecil kecilan pada umumnya

Pada gambar tersebut perlu menggukan bahasa indonesia yang semenarik mungkin, biar tidak sama dengan pedagang yang lainnya.




 








Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Deskripsi Biografi - Guntur Pratama 12001153.

CERITA HISTORY HIDUP SAYA YANG LEMAH.  Orang tua saya tidak main-main saat memberi saya nama (GUNTUR PRATAMA). Kata ayah dan ibu saya, saya ...